Rasulullah berbagi sapa dan berbincang-bincang dengan para sahabat tentang berbagai hal. Dalam pertemuan di Kota Makkah tersebut, beliau berupaya memberikan dorongan kepada Muslim untuk saling mencintai karena Allah dan demi meraih Ridha-Nya. Selepas berbincang beberapa saat, beliau bersabda "Wahai Sahabat-sahabatku! Dengarkan, pahami, dan ketahuilah bahwasanya Allah SWT memiliki hamba-hamba yang bukan para nabi dan syuhada. Namun, kedudukan dan kedekatan mereka dengan Allah membuat iri para nabi dan syuhada!"
Wajah Rasulullah SAW pun berbinar-binar mendengar ucapan orang Arab badui itu. Beberapa saat kemudian beliau berkata, "Mereka adalah orang-orang yang tak dikenal dan berasal dari beragam puak yang tak memiliki hubungan kekerabatan. Mereka saling mencintai dan bersahabat dengan tulus hati karena Allah dan mengharap ridha-Nya. Pada hari kiamat kelak, Allah akan meletakan mimbar-mimbar dari cahaya untuk mereka. Kemudian Allah mendudukan mereka di atas mimbar-mimbar tersebut. Pada hari itu orang-orang merasa gentar dan cemas, tapi mereka tidak merasa takut. Mereka adalah wali-wali Allah. Tiada rasa takut pada mereka dan juga tak akan bersedih hati."
Sumber:
Buku karya Ahmad Rofi' Usmani yang berjudul Pesona Akhlak Nabi: Love, Humanity, Behavior

0 comments:
Post a Comment