Orang-orang yang Saling Mencintai karena Allah SWT Semata

    Rasulullah berbagi sapa dan berbincang-bincang dengan para sahabat tentang berbagai hal. Dalam pertemuan di Kota Makkah tersebut, beliau berupaya memberikan dorongan kepada Muslim untuk saling mencintai karena Allah dan demi meraih Ridha-Nya. Selepas berbincang beberapa saat, beliau bersabda "Wahai Sahabat-sahabatku! Dengarkan, pahami, dan ketahuilah bahwasanya Allah SWT memiliki hamba-hamba yang bukan para nabi dan syuhada. Namun, kedudukan dan kedekatan mereka dengan Allah membuat iri para nabi dan syuhada!"

source: google.com

    Mendengar arahan Rasulullah SAW yang menyentuh hati tersebut, seorang Arab badui yang duduk agak jauh dari beliau pun mengacungkan tangan dan berucap kepada beliau penuh semangat, "Wahai Rasulullah! Engkau tadi mengatakan ada sekelompok orang yang bukan para nabi dan syuhada tapi kedudukan dan kedekatan mereka dengan Allah membuat iri para nabi dan syuhada? Kiranya Engkau berkanan menerangkan ciri-ciri mereka kepada Kami!"

    Wajah Rasulullah SAW pun berbinar-binar mendengar ucapan orang Arab badui itu. Beberapa saat kemudian beliau berkata, "Mereka adalah orang-orang yang tak dikenal dan berasal dari beragam puak yang tak memiliki hubungan kekerabatan. Mereka saling mencintai dan bersahabat dengan tulus hati karena Allah dan mengharap ridha-Nya. Pada hari kiamat kelak, Allah akan meletakan mimbar-mimbar dari cahaya untuk mereka. Kemudian Allah mendudukan mereka di atas mimbar-mimbar tersebut. Pada hari itu orang-orang merasa gentar dan cemas, tapi mereka tidak merasa takut. Mereka adalah wali-wali Allah. Tiada rasa takut pada mereka dan juga tak akan bersedih hati."



Sumber:

Buku karya Ahmad Rofi' Usmani yang berjudul Pesona Akhlak Nabi: Love, Humanity, Behavior

0 comments:

Post a Comment