Review Penelitian Jurnal


Artikel kali ini Saya akan review jurnal dari website repository UIN Syarif Hidayatullah Jakarta dan kebetulan jurnal ini ditulis oleh dosen yang pernah mengajar Saya. Ibarat manusia nah jurnal juga punya profilnya sendiri loh.. Simak pembahasan berikut :

Judul : PENERAPAN RFID (RADIO FREQUENCY IDENTIFICATION) DI PERPUSTAKAAN : KELEBIHAN DAN KEKURANGANNYA

Penulis          : FADHILATUL HAMDANI

Jurnal : JURNAL ILMU PERPUSTAAAN & KEARSIPAN KHIZANAH AL – HIKMAH Volume 2 Nomor 1 Halaman 71 – 79

ISSN   : 2354 – 9629


Perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi saat ini berkembang dengan sangat pesat seiring perkembangan zaman. Perkembangan tersebut hadir di segala bidang kegiatan dan berbagai bidang keilmuan. Penerapan berbagai teknologi yang ada memberi kemudahan pada suatu organisasi untuk mengembangkan efisiensi pekerjaan dan kualitas layanan menjadi lebih baik. Perpustakaan sebagai tempat berbagai sumber informasi, dalam hal ini dituntut untuk selalu memberikan yang terbaik bagi pemustakanya, baik dalam memaksimalkan bahan pustaka yang ada maupun layanan – layanan yang disediakan. Untuk itu pihak perpustakaan selalu mengembangkan ilmunya agar bisa memenuhi tuntutan tersebut, dalam hal ini perkembangan ilmu teknologi informasi.

Saat ini perpustakaan telah mengambil peranan yang penting dalam perkembangan teknologi salah satunya penerapan sistem otomasi di perpustakaan, yang mana sangat membantu alur kerja di perpustakaan, baik pustakawan maupun pemustaka. Sistem otomasi perpustakaan saat ini sudah dikombinasikan dengan sistem identifikasi otomatis bahan pustaka, yang mana lebih mengefisiensikan lagi pekerjaan di dalam perpustakaan. Sistem identifikasi otomatis yang selama ini banyak dipakai di perpustakaan adalah sistem barcode.

Barcode telah digunakan oleh pustakawan di berbagai jenis perpustakaan untuk waktu yang lama, seiring dengan perkembangan teknologi barcode sekarang perlahan – lahan sudah mulai digantikan oleh penggunaan RFID. Penerapan RFID banyak memunculkan persoalan dalam peningkatan layanan khususnya layanan mandiri (self-service), dan mengurangi layanan contactless, jaminan keamanan bahan pustaka di perpustakaan sehingga perpustakaan akan dapat mengoptimalkan sumber daya manusia di perpustakaan.

RFID (radio frequency identication) merupakan sebuah teknologi baru nirkabel (wireless) yang unggul dan telah diterapkan di dalam dunia perpustakaan untuk mengembangkan layanan dan kinerja perpustakaan dalam hal identifikasi dan pengamanan, yang mana merupakan kemajuab teknologi yang berkelanjutan dari sistem barcode. Meskipun kelebihannya adalah identifikasi yang unik dan fleksibilitas dari RFID merupakan kabar baik, teknologi ini masih belum dipahami secara luas atau belum banyak diterapkan di lingkungan perpustakaan. Hal ini terlihat dari beberapa kekurangan yang ditimbulkan dari penerapan RFID di perpustakaan. Biaya yang dikeluarkan cukup tinggi untuk menggunakan teknologi ini dikarenakan dalam penerapannya, standarisasi, dan inovasi RFID terus berubah.
Penerapan RFID di perpustakaan yang masih relatif baru dan karenanya ada banyak fitur teknologi yang tidak dipahami oleh masyarakat umum. Perkembangan teknologi RFID terus menghasilkan kapasitas memori yang lebih besar. Diharapkan untuk kedepannya banyak perpustakaan di Indonesia bisa mengaplikasikan RFID dengan maksimal agar staf perpustakaan semakin maksimal pula dalam melaksanakan pekerjaan dan dalam memberikan layanan kepada pemustaka. Selain itu, perpustakaan yang sudah menerapkan RFID akan mempunyai nilai lebih dari serta akan mewujudkan perpustakaan yang modern sesuai dengan perkembangan zaman dan perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi (iptek).


1 comment: