source : google
Silaturahmi
secara sederhana bisa dikatakan sebagai proses menyambung, merakit, dan memperat
kasih sayang antar kerabat sendiri yang masih ada hubungan darahnya atau sesama
secara luas. Silaturahmi biasanya dilakukan dengan saling berkunjung. Menjalin
silaturahmi tidak hanya dengan kerabat atau teman dekat, tapi juga dengan orang
yang sebelumnya sempat terputus sangat dianjurkan untuk menyambung kembali
ikatan silaturahmi yang terputus. Rasulullah SAW bersabda :
“Tidak
akan masuk surga orang yang memutuskan hubungan kekeluargaan.” (HR. Muslim)
“Janganlah
kamu saling membenci, saling mendengki, dan saling bermusuhan, tetapi jadilah
kamu hamba – hamba Allah yang bersaudara. Tidak halal seorang muslim mendiamkan
(tidak menyapa) saudaranya lebih dari tiga hari.” (HR. Muslim)
Hukuman
bagi orang yang memutuskan silaturahmi ternyata cukup berat. Bagi Kita, tak ada
alasan untuk memutuskan tali silaturahmi dan bermusuhan antara satu dengan lainnya.
Sebaliknya, Allah SWT memberikan pahala yang besar kepada orang yang menyambung
silaturahmi.
Silaturahmi
termasuk salah satu ibadah yang mampu memperlancar rezeki. Seseorang yang rajin
membangun silaturahmi akan lebih terbuka pintu rezekinya disbanding orang yang
jarang membangun tali silaturahmi. Dengan memperbanyak silaturahmi ke kerabat
atau ke teman – teman lainnya maka sesungguhnya kita sedang membuka pintu –
pintu rezeki. Bertemu atau silaturahmi dengan orang lain tentu tidak sekadar
bertemu, tapi juga berbincang yang bersangkut paut dengan kondisi keluarga
hingga persoalan kerja. Ketika membuka ruang pembicaraan pada wilayah kerja
ini, sebenarnya Kita juga membuka pintu – pintu baru bagi rezeki.
Kalau setiap hari Kita mempunyai target
membangun tali silaturahmi lebih banyak maka potensi untuk membuka jejaring
pintu rezeki bisa lebih banyak pula. Dalam rangka bersilaturahmi, perbanyaklah
mencari teman atau sahabat. Jangan pilih – pilih teman, entah orang Batak,
Sunda, Madura, Minangkabau, atau Jawa. Berbaur dan mendekatlah dengan semua
kalangan karena hal itu merupakan awal silaturahmi. Ketika duduk Bersama orang
yang belum dikenal, sapalah mereka terlebih dahulu. Anggaplah mereka orang yang
penting. Setiap orang pasti ingin dihargai. Agar persahabatan Kita menjadi lebih
dekat, cobalah merasakan apa yang dirasakan oleh orang lain. Kalau ada kawan
yang sedih, yakinkan bahwa ia tidak sendirian. Kalau ada teman yang sakit,
jenguklah ia. Dan, kalau ada teman yang sedang ditimpa musibah, besarkanlah
hatinya.
Jangan sekali – kali berdebat yang tidak
jelas ujung pangkalnnya atau hanya ingin menang karena hal itu akan membuat
rasa empati hilang, berganti dengan dendam. Mesk Kita melakukan silaturahmi,
tapi kerap kali hanya sebatas permukaan. Itulah kenapa debat yang berebut
menang hanya akan mendangkalkan nilai silaturahmi. Ketika silaturahmi tidak
sepenuh hati dilakukan maka pintu rezeki juga tidak terbuka lebar.
Benyamin Franklin berkata, “Saat Anda
bertengkar atau berdebat, bisa jadi Anda akan menang. Tapi, kemenangan itu
tidak ada harganya karena Anda tidak akan mendapat simpati dari lawan yang Anda
kalahkan.”
Allah SWT memberikan imbalan yang luar
biasa bagi orang yang mampu merajut tali silaturahmi secara konsisten dan memberikan
hukuman yang tidak sederhana pula bagi mereka yang memutuskan tali silaturahmi.
Kalau ingin rezeki lancar dan umur panjang,
rajin – rajinlah menyambung tali silaturahmi. Tapi tujuan utama tentu bukan
untuk menambah rezeki, melainkan karena Allah SWT memerintahkan demikian. Niat utama
tetap karena Allah SWT sebab tanpa kehendak-Nya, rezeki melimpah tidak akan Kita
dapat.
Ada beberapa cara dalam melakukan silaturahmi, pertama, berniat
karena Allah SWT. Silaturahmi jangan hanya diniatkan untuk
memperoleh rezeki yang melimpah dan mampu memperpanjang umur. Niatkan silaturahmi
karena Allah SWT karena dengan niat itu sebenarnya keutamaan – keutamaannya yang
lain akan datang. Kedua, Silaturahmi dengan cinta. Silaturahmi yang baik harus dilandasi
dengan cinta sebagai saudara sesama Muslim. Apabila dilandasi dengan rasa
cinta, maka pertemuan yang dibangun lebih dari sekadar tatap muka dan pertanyaan
basa – basi. Silaturahmi juga bukan sekadar datang bertemu atau meminta maaf. Sebab,
silaturahmi merupakan sebuah komunikasi yang sebaiknya dilandasi dengan iman,
bukan muatan bisnis atau politis. Ketiga, buatlah kehadiran menjadi berarti. Silaturahmi sebagai media penyambung tali
persaudaraan mestinya membuat kehadiran kita lebih berarti bagi orang – orang di
sekitar Kita. Silaturahmi bisa menjadi penghilang sekat – sekat yang sebelumnya
ada, untuk kemudian sama – sama berbagi, saling menghargai, tolong – menolong,
dan bertegur sapa.
Sumber :
Buku karya Ali Abdullah yang berjudul
Rumus Rezeki : Sambut Rezeki yang Berlimpah Berkah dan buku karya Ahmad Zainal Abidin dengan
judul Kalkulator Rezeki : Hitung Sendiri Miliaran Rezekimu Setiap Hari dengan
Mukjizat Ibadah – Ibadah Harianmu

Bermanfaat sekali artikelnya
ReplyDeletemakasihh Mba Maul
DeleteJadi, kapan kita bertemu?
ReplyDeletegampang, atur saja waktunya
Delete👍👍👍
ReplyDeletemantapp kakak
ReplyDeleteJagalah selalu silaturahmi dengan siapapun ya, tidak terkecuali dengan mantan:)
ReplyDeleteSubhanallah
ReplyDeletePencerahannnya mantul, ayo pererat tali silaturrahmi
ReplyDeleteMaa syaa Allah ❤
ReplyDeleteSelalu sering mempererat silaturahim agar kedekatan kita selalu terjaga , jadi kapan kita bertemu ...
ReplyDeleteintinya silaturahmi itu penting bangettt biar berkah hidupnya👏🏻🙏👍
ReplyDeletesilahturahmi sangat lah penting bagi sesama, karna dengan silaturahmi kita bisa menjalin kedekatan dengan sesama...tapi jangan deket deket sih nanti gamuat gais hehe, mari kita mempererat silahturahmi saudara sudara !!
ReplyDeleteKita harus menjaga silaturahmi dengan teman,sahabat,dan keluarga agar terjalin hubungan yang harmonis
ReplyDeleteSilahturahmi sangat lah penting bagi kita mangkanya kita harus jaga agar hubungan kita bisa harmonis bersama orang lain okee!!!
ReplyDeletetetep menjaga tali silaturahmi ya
ReplyDeleteSilaturrahmi sangat lah penting karena itu kita harus menjaga dan menyambung kekerabatan karena jika kita memutuskan tali silaturrahmi tidak akan masuk surga dan jika kita menjaga tali silaturrahmi kita akan mendapatkan pahala dan memperbanyak rezeki
ReplyDeleteHarus bgt nih jaga silaturahmi
ReplyDeleteJangan lupa untuk terus selalu menjaga tali silaturahmi dengan siapapun agar tercipta hubungan yang harmonis
ReplyDeletebner banget silaturahmi itu penting bgt jadi kita harus baik kesiapapun biar dipermudah semua nya dan rezeki nya
ReplyDeleteSesama muslim diwajibkan kita untuk bersilaturahmi seperti yang ada pada hadis diatas yang di riwayat kan oleh (H.R. MUSLIM). Dan jangan lah bersilaturahmi hanya disaat lebaran saja, tetapi kita juga harus menjalin silaturahmi kapan saja karena dengan silaturahmi kita bisa hidup dengan damai dan bersaudara, juga dikatakan diatas silaturahmi bisa memberikan rezeki dan niatkan lah silaturahmi kita karena ALLAH SWT supaya dia meridhoi nya. Jadi jangan lupa silaturahmi ya!!😊
ReplyDeleteJaga silaturahmi ya dan mempereratlah tali persaudaraan❤ jangan pernah memilih dalam berteman, bertemanlah dengan siapapun walaupun berebeda SARA(Suku, Agama, Ras dan Budaya)
ReplyDeleteSilaturahmi harus selalu dijaga agar hubungan tetap baik dan semua urusan dilancarkan
ReplyDeleteMaka dari itu Kita harus mempererat tali silaturahmi , agar kehidupan bisa lebih damai , tentram
ReplyDeleteWah, makasih sudah diingatkan, kak! Silahturahmi emang penting banget, terlebih bisa dapat pahala!
ReplyDeleteSilaturrahmi membawa rezeki Kita harus jaga tali silaturrahmi dengan siapun yang sudah kita jalin,,,
ReplyDeleteArtikel ini menambag pengetahuan kita dan mengingatkan kita betapa pentingnya menjaga tali silaturahmi
ReplyDelete💪
ReplyDeleteBenerr banget deh, silaturrahmi juga buat kita jadi lebih bahagia gak tau ya kenapa hahaha,makanya yuk kita ketemu
ReplyDeletebenar sekali ini
ReplyDelete